Pengikut

Minggu, 05 Februari 2012

globalisasi


Globalisasi Vs Degradasi Moral
 

Dewasa ini, globalisasi membawa pengaruh yang signifikan bagi perkembangan kehidupan bangsa, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Seiring dengan itu, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah menjadi model interaksi sosial masyarakat modern. Tak dapat dihindari, terjadi perubahan yang sangat cepat. Dunia berada dalam situasi dan kondisi kehidupan antar bangsa dan negara tanpa batas.
Globalisasi merupakan suatu proses di mana antarindividu, antarkelompok, dan antarnegara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara. Dalam banyak hal, globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara. (wikipedia)
Globalisasi menyebabkan unsur-unsur budaya asing akan mudah masuk ke Indonesia. Tidak semua budaya yang datang memberikan dampak positif bagi kehidupan bangsa Indonesia yang berlandaskan Pancasila. Salah satu dampak negatif tersebut yaitu terjadinya degradasi moral atau penurunan kualitas moral, seperti cara berpakaian, bertutur kata, gaya hidup dan padangan hidup yang cenderung sekulerisme, hedonisme, materialisme, konsumtif, glamoristik, diskriminatif, dan individualisme.
Seperti cara berpakaian yang cenderung berkiblat ke barat. Menggunakan bahan yang minim dan tipis tanpa mempedulikan norma adat dan agama yang ada di Indonesia sebagai bangsa timur. Begitu juga dengan cara bertutur kata. Bangsa ini seolah malu dengan bahasa daerah maupun bahasa bangsanya sendiri (bahasa Indonesia). Mereka merasa lebih keren atau percaya diri bila bertutur kata dengan menggunakan bahasa Inggris. Tak hanya itu, makanan ala barat pun menjadi menu sehari-hari. Seolah hal tersebut dapat menunjukkan status sosial tanpa memerhatikan kesehatan dan kesesuaian dengan perut bangsa Indonesia.
Degradasi moral seakan luput dari pandangan pemerintah maupun masyarakat. Tak banyak yang sadar bahwa virus-virus globalisasi terus menggerogoti nilai moral bangsa ini. Sayangnya, kita terus menuntut kemajuan di era global ini tanpa memandang (lagi) aspek kesantunan budaya bangsa ini. Ketidakseimbangan itulah yang pada akhirnya  membuat moral semakin jatuh dan rusak.
                        (Dari berbagai sumber)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar